(Dokumentasi Kegiatan)

Tim Pelaksana PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM sukses menyelenggarakan Seminar Awal untuk memperkenalkan program kerja unggulan bertajuk Griya SIPAKABERU (Sehat Terpadu Kampung Beru). Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar pada Kamis, 17 Juli 2025. Program ini hadir dengan mengusung pendekatan partisipatif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat berbasis potensi dan kebutuhan lokal.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah desa dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Desa, Dosen Pendamping, Ketua BPD, Ketua TP PKK, Perwakilan Kepala Dusun, Kepala Puskesmas Galesong, Babinsa & Bhabinkamtibmas, LPM, Karang Taruna, BUMDes, Koperasi Merah Putih, serta para kader kesehatan dan tokoh agama.

Seminar ini menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan penguatan kapasitas yang akan berlangsung selama empat bulan kedepan. BKMF Sinapsis FIKK UNM berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

BKMF Sinapsis FIKK UNM Hadir dengan konsep Griya SIPAKABERU yang berfokus pada lima kesehatan masyarakat di Desa Kampung Beru, yaitu Griya SIPAKABERU Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Remaja, Kesehatan Lansia, Kesehatan Lingkungan dan Pangan Lokal Bergizi.

Yang menjadi keunikan dari program ini, seluruh aktivitas dan layanan dari lima program kerja tersebut akan terintegrasi dalam satu aplikasi digital inovatif bernama “SIPAKABERU”. Aplikasi ini dikembangkan sebagai media komunikasi, edukasi, dan pemantauan data kesehatan masyarakat.

Kepala Desa kampung Beru, Bapak Muhammad Ali, S.H., yang dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik mahasiswa dari UNM. Kehadiran mereka diharapkan dapat membawa semangat baru dalam membangun desa, khususnya dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Dalam sambutan Bapak Hezron Alhim Dos Santos, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pendamping, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat desa dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing.

“Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat seperti ini adalah bentuk nyata dari transformasi pendidikan tinggi yang berdampak langsung. Griya SIPAKABERU ini hadir dalam pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh,” ucap Hezron Alhim Dos Santos.

Dengan hadirnya program Griya SIPAKABERU ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Kampung Beru secara menyeluruh.